Monday, December 22, 2014

Pentingkah Mengawal Tayangan Televisi?

Oleh: Fachrur Rizha

Siapa yang harus disalahkan ketika karakter hewan di televisi telah merusak jati diri anak dan remaja saat ini? mereka lebih mengidolakan menjadi "hewan super" dibandingkan menjadi manusia yang berbudi pekerti.

Sunday, September 1, 2013

Benarkah Wartawan Penghuni Neraka?

Oleh: Fachrur Rizha

Ketika membaca pemberitaan Harian Serambi Indonesia edisi Jumat (16/8). “Wartawan Laporkan Khatib Idul Fitri ke Polres”. Penulis sangat menyayangkan pernyataan dari Rektor Universitas Islam Tamiang (UIT), Muzakir Samidan yang mengatakan wartawan semua penghuni neraka karena menulis aib orang lain, seperti orang yang korupsi atau keburukan orang lain.

Monday, June 25, 2012

Problema Fungsi Media yang Bergeser

Oleh: Fachrur Rizha

(Penulis adalah Mantan Ketua IMPS Aceh-Bandung dan Dosen KPI STAI Teungku Dirundeng Meulaboh)

Secara perkembangannya, media massa di Indonesia saat ini jauh lebih dibandingkan sebelumnya. Media bertumbuhan di mana-mana bak jamur yang tumbuh ketika musim hujan tiba. Namun ternyata perkembangan media juga menimbulkan dampak sosial yang memprihatinkan, dikarenakan industri media tidak lagi memperhatikan kualitas informasi dan tayangan yang disuguhkan kepada masyarakat, melainkan hanya melihat dari sisi keuntungan yang akan diperoleh.

Thursday, December 29, 2011

Kuda Pembawa Pesan Tsunami

Entah apa yang terlintas, seakan dini hari 26 Desember 2004 bagaikan malam yang penuh rahasia. Saat itu saya gusar hingga tidak bisa terlelap dan memilih untuk duduk sambil menonton film kurcaci di salah satu televisi swasta. Saya lakukan itu sembari menunggu subuh guna memenuhi janji dengan teman-teman untuk jogging ke Blang Padang.

Sunday, May 1, 2011

Di bawah Lembayung Senja Pantai Ujung Karang Meulaboh
Eksotisme Danau Gunong Geudong Aceh Barat.

Wednesday, November 17, 2010

Senyum Pelajar Aceh. Meski harus berjalan kaki hingga 3 Km untuk pergi ke sekolah, namun senyum dan keceriaan tetap hadir dalam kehidupan anak-anak sekolah dasar di Nagan Raya ini. (Foto: Fachrur Rizha)

Agenda Media dalam Mempengaruhi Agenda Publik


Oleh: Fachrur Rizha, S.Sos.I, SP, M.I.Kom

Pengaturan agenda (Agenda Setting) adalah upaya media massa dalam mengatur suatu topik menjadi topik penting dengan lebih menonjolkan topik tersebut dalam penyampaian informasi kepada masyarakat luas atau publik. Agenda setting media ternyata berdampak kepada agenda publik. Berita atau topik yang dianggap penting oleh media ternyata juga menjadi penting oleh publik. Bahkan agenda setting juga mempengaruhi perubahan sikap masyarakat terhadap suatu hal. Media senantiasa dijadikan sebagai rujukan untuk melihat penting dan tidaknya suatu hal dan mengarahkan persepsi masyarakat dalam menilai suatu kasus yang diberitakan oleh media massa.

Gagasan,Sosiologi, dan Antropologi Sebagai Landasan Ilmu Komunikasi


Oleh: Fachrur Rizha, S.Sos.I, SP, M.I.Kom

Komunikasi ternyata bukan hanya sebagai sebuah kebiasaan atau rutinitas masyarakat semata, namun ilmu komunikasi merupakan suatu keilmuan yang ilmiah yang memiliki landasan tersendiri. Dimulai dari ide/gagasan yang tercipta dari pikiran manusia hingga pada interkasi masyarakat yang terkait dengan kajian sosiologi dan hubungan budaya yang juga terkait dengan antropologi. Meskipun komunikasi terkait dengan berbagai kajian ilmu lainnya, tapi ilmu komunikasi merupakan ilmu ilmiah yang memiliki kajian-kajian tersendiri serta memiliki ontologi, epistimologi dan aksiologi yang kuat.

Psikologi Positif


Oleh: Fachrur Rizha,S.Sos.I, SP, M.I.Kom

“Psikologi bukan hanya studi tentang kelemahan dan kerusakan; psikologi juga adalah studi tentang kekuatan dan kebajikan. Pengobatan bukan hanya memperbaiki yang rusak; pengobatan juga berarti mengembangkan apa yang terbaik yang ada dalam diri kita.”

Monday, September 27, 2010

Ziarah Batin ke Makam Cut Nyak Dhien



Oleh : Fachrur Rizha
(Penulis adalah Mahasiswa Pascasarjana Unpad Bandung dan Wartawan Freelance di Aceh
)









Djandji Tuhan Rabbul A’la.
Neubloe Hamba Ba’Prang Sabi
Njankeu Keujum Neubri Keugata
Pat Na Tjidra Peuneujueuet Rabbi

Wahe Teungku Uleebalang
Njan Buloeeng Prang Tuhan Neubri
Dijup Langet di Atueh Bumoe
Lam Allah Njoe Tan Na Sabe


Sebait kata hikayat prang sabi yang melukiskan semangat perjuangan dan keikhlasan para pejuang terdahulu dalam menumpas penjajah, meski harus merelakan nyawa mereka. itulah grafiti yang menggores dinding sebelah kiri makam pejuang kemerdekaan sekaligus tokoh Srikandi Indonesia yang sangat dikagumi.

Thursday, May 13, 2010

Integrasi Bangsa dengan Konsep Federal



Oleh: Fachrur Rizha
Wartawan Freelance dan Mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi Unpad Bandung)


Negara federal, kata itu seakan menjadi hal yang paling ditakuti oleh para pemimpin Negara ini. Pemerintah kita beranggapan konsep ini adalah hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Sehingga pemerintah terus mempertahankan sistem kedaulatan yang semuanya tetap bertumpu pada pusat dan segala kebijakan daerah diatur oleh pusat. Luasnya wilayah toritorial, keragaman suku dan budaya yang ada dalam masyarakatnya menjadikan Negara ini senantiasa diwarnai berbagai polimik, mulai dari kemiskinan, kekuasaan, hingga pada pergolakan yang timbul di sejumlah daerah yang ingin memisahkan diri dari Indonesia. Apakah konsep federal dapat menjadi solusi tepat untuk menjawab semua persoalan itu. Lalu apa sebenarnya Negara federal itu.

Friday, November 28, 2008

Bandar Wisata Islami, Apakah Hanya Simbol?

















Oleh: Fachrur Rizha

Bagaimana kita mau mewujudkan Bandar Wisata Islami, jika warganya sendiri saja belum bisa menerapkan hukum Islam dengan baik

Banda Aceh, itulah sebutan dari kota yang terletak paling ujung pulau Sumatera. Kota yang dikenal dengan ibukota provinsi yang satu-satunya menerapkan syariat Islam di Indonesia ini kini mulai merancang langkah awal untuk menjadi wilayah yang berlandaskan hukum Allah, atau lebih dikenal dengan julukan “Bandar Wisata Islami”.

Wednesday, November 19, 2008

Caleg atau Capeng?



Oleh; Fachrur Rizha

"Sebenarnya apa yang mereka cari, Caleg (Calon legislatif) atau malah hanya ingin menjadi capeng (Cari peng= uang dalam bahasa Aceh).

Pernah suatu ketika saya berjumpa teman lama di salah satu sudut Kota Banda Aceh yang terus berbenah. Saat itu kami sempat berbincang-bincang mengenai berbagai hal, mulai masa kecil hingga persiapan melanjutkan pendidikan masters. Namun yang paling menarik dari pembicaraan kami adalah mengenai perkembangan perpolitikan di Indonesia yang kini tengah mempersiapkan pemilu 2009 mendatang.

Wednesday, September 3, 2008

Kembalikan Budaya dengan Al-Qur'an

Mungkin sudah menjadi hal yang lazim bagi kalangan masyarakat di Provinsi Naggroe Aceh Darussalam (NAD) yang mayoritas penduduknya beragama Islam memiliki kitab suci Al-Qur’an. Baik itu yang dilengkapi dengan terjemahan maupun tidak.

Tuesday, August 5, 2008

Masjid Sejuta Kisah


Aceh merupakan daerah yang dikenal sebagai tempat pertama kali berkembangnya ajaran Islam di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Salah satu peninggalan sejarah yang menggambarkan kejayaan Islam di Aceh adalah bangunan Masjid Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.

Menurut riwayat sejarah, Indrapuri dulunya merupakan sebuah kerajaan yang didirikan masyarakat terdahulu di Aceh. Asal mula kerajaan tersebut dari salah seorang adik perempuan putra Harsha dari India yang suaminya terbunuh dalam peperangan yang dilancarkan oleh bangsa Huna pada tahun 604 M.

Setibanya di Aceh dari pelarian tersebut Putri kerajaan mendirikan sebuah kerajaan yang kini dikenal dengan sebutan Indrapuri. Hal tersebut diperkuat dengan fakta jika didekat Indrapuri terdapat perkampungan yang dulunya dihuni masyarakat beragama hindu yaitu di desa Tanoh Abei serta sejumlah kuburan Hindu di seputaran Indrapuri.

Tuesday, July 15, 2008

BBM = Bikin Bingung Melulu

Naiknya harga minyak dunia pada pertengahan tahun 2008 kembali membuat pemerintah menjadi bingung dan serba salah. Keinginan yang juga dinggap sebagai suatu keharusan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ternyata kembali menimbulkan kontroversi diberbagai kalangan masyarakat. Mulai dari sopir angkuatan, ibu rumah tangga hingga ribuan mahasiswa pun secara serentak menggelar aksi unjukrasa menuntut pemerintah membatalkan keinginan tersebut.

Unjukrasa dan kerusuhanpun tak bisa dielakkan. Sehingga pemerintah kita terpaksa kembali harus menerjunkan ribuan personil keamanan untuk menjaga kenyamanan dan ketenangan pejabat dari tangisan dan jeritan rakyatnya yang mulai kebingungan memikirkan masa depan mereka yang semakin terjepit.

<span style=""

Thursday, July 3, 2008

Riwayat Kampung Golok


Irama nyaring yang dihasilkan benturan benda keras seakan tidak lagi memekakkan telinga penduduk Dusun Kuta Blang, Desa Kuta Baroe, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan yang sebagian besar kaum lelakinya bekerja sebagai pandai besi atau pengrajin parang (golok) dan sejenisnya.
Free Port Sabang - Kawasan free port Kota Sabang yang telah dicanangkan kembali sejak beberapa tahun yang lalu kini hanya menjadi idaman dan impian. Bahkan hingga kini kawasan ini masih tampak sepi dari pengunjung dan pendaratan kapal-kapal yang meintas. (Foto: Acun/2008)




















Rumah Air - Ratusan rumah bantuan korban tsunami yang dibangun di desa Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat yang merupakan bantuan dari salah satu lembaga donor di Aceh kini sudah rampung serta menimbukan daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang melintas. (Foto: Acun/2008)